Bukan FIFA Siapa Sebenarnya yang Mengatur Undang-Undang Resmi Permainan Sepak Bola?

Ketika berbicara tentang sepak bola, kebanyakan orang langsung mengaitkannya dengan FIFA, organisasi yang dikenal sebagai otoritas tertinggi olahraga ini di seluruh dunia. Namun, tahukah Anda bahwa FIFA ternyata bukan lembaga yang membuat dan mengatur undang-undang resmi permainan sepak bola? Di balik layar, ada organisasi lain yang menjadi otak di balik setiap perubahan aturan — mulai dari penggunaan VAR, format tendangan penalti, hingga ketentuan offside. Artikel ini akan mengupas siapa sebenarnya pengatur hukum permainan sepak bola dan bagaimana peran FIFA di dalamnya.
Siapa Pengatur Aturan Sepak Bola Sebenarnya?
Tidak sedikit yang berasumsi bahwa FIFA bertanggung jawab atas semua hukum permainan. Faktanya, ada lembaga lain bernama IFAB yang bertugas menetapkan Laws of the Game. Organisasi ini lahir di Inggris pada abad ke-19, sebelum FIFA mengambil alih peran administratif sepak bola dunia. Fungsi utamanya memastikan setiap pertandingan diatur dengan standar yang sama. Kendati FIFA menjadi badan terbesar di sepak bola, keputusan perubahan aturan tetap ada di tangan IFAB.
Hubungan FIFA dan IFAB
Dalam sistem sepak bola dunia, FIFA tidak berdiri sendiri. FIFA turut serta sebagai anggota dengan hak suara tertentu. Komposisi lembaga ini memberikan hak suara seimbang antara Inggris dan FIFA. Setiap federasi Inggris memegang hak suara individu, sementara FIFA memiliki empat suara mewakili 207 negara anggotanya. Dalam setiap revisi Laws of the Game, memerlukan konsensus dari sebagian besar anggota IFAB. Artinya, baik FIFA maupun federasi Inggris tidak bisa memutuskan sendiri.
Bagaimana Sebuah Aturan Disahkan
Setiap pembaruan dalam Laws of the Game melalui proses panjang dan terukur. IFAB melakukan pertemuan tahunan untuk meninjau usulan perubahan dari berbagai pihak. FIFA juga memiliki peran dalam memberikan ide pembaruan, karena mereka berhubungan langsung dengan turnamen internasional. Namun keputusan akhir tetap di tangan IFAB. Salah satu bukti nyata, penerapan teknologi Video Assistant Referee, berasal dari inisiatif FIFA tetapi disetujui oleh IFAB setelah melalui eksperimen panjang. Proses pengujian aturan baru dilakukan di berbagai kompetisi nasional maupun internasional. Hal ini menunjukkan bahwa keseimbangan antara FIFA dan IFAB tetap dijaga.
Inovasi Terbaru dalam Sepak Bola
Sepanjang sejarah sepak bola modern, lembaga ini memprakarsai banyak inovasi dalam peraturan. Mulai dari aturan back-pass, semua perubahan disahkan oleh IFAB. Perubahan yang paling menonjol, adalah penerapan teknologi VAR. Awalnya, teknologi ini mendapat banyak kritik. Tetapi setelah sistem diperbaiki, penggunaan VAR terbukti membantu keadilan. Perubahan lain yang menarik, revisi mengenai posisi pemain saat offside. Saat ini, aturan tersebut menekankan pentingnya niat pemain.
Fungsi Utama FIFA
Kendati IFAB yang membuat aturan resmi, FIFA menjadi penggerak utama di level global. Mereka mengatur penyelenggaraan kompetisi internasional. Tak hanya itu, FIFA juga berperan dalam edukasi wasit. Kolaborasi antara kedua lembaga ini menjaga integritas permainan di setiap negara. FIFA juga memastikan bahwa semua federasi nasional mematuhi Laws of the Game yang dikeluarkan oleh IFAB.
Inti Pembahasan
Banyak orang tidak menyadari bahwa **FIFA** bukanlah pembuat undang-undang resmi dalam sepak bola. Tugas tersebut dipegang oleh **IFAB**, lembaga independen yang sudah berdiri jauh sebelum FIFA lahir. Meski begitu, FIFA memainkan peran besar dalam memastikan aturan-aturan IFAB diterapkan secara global dan tetap relevan dengan perkembangan zaman. Keduanya saling melengkapi — IFAB menjaga keaslian dan keadilan dalam hukum permainan, sementara FIFA menjaga agar semangat sepak bola tetap hidup di seluruh dunia. Kombinasi inilah yang membuat sepak bola menjadi olahraga paling populer, terorganisir, dan terus berevolusi hingga hari ini.






